PROFIL

 

SATU BENIH

Satu benih pada mulanya hanyalah gerakan orang tua asuh yang peduli dengan kondisi pendidikan anak-anak yatim dan kurang mampu.

Nama satu Benih diambil dari Al Qur’an Surat Al Baqarah ayat 261 :

 
"Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui."   (Al Baqarah : 261)

Gerakan yang bermula dari bantuan rutin di waktu tertentu khususnya bulan Ramadhan dan 10 Muharram kemudian bergerak maju ke dalam bentuk santunan pendidikan dan bea siswa. Seiring perjalanan waktu, mengingat kondisi pendidikan di kalangan anak-anak yatim dan dhua’fa di daerah yang tidak tersentuh oleh bantuan dan bea siswa semakin hari semakin bertambah, maka Satu Benih mulai merambah kepada Pembangunan Rumah Yatim.

“Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Mereka adalah orang-orang yang menyia-nyiakan anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin. Maka celakalah orang-orang yang shalat, (yaitu) orang-orang yang lalai dari shalatnya, orang-orang yang berbuat riya, dan enggan (menolong dengan) barang berguna."  (QS. Al-Maa’un:1-7)

Sungguh amat mengerikan perjalanan kita sebagai manusia, yang oleh Allah disebut sebagai pendusta agama karena menyia-nyiakan anak yatim. Anak yatim dan orang miskin adalah kunci-kunci  surga yang tercecer, yang seharusnya kita sebagai hamba Allah berebut untuk mendapatkannya. Bukan sebaliknya, menjadi orang-orang yang memakan harta anak yatim.

"Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala."  (An Nisaa:10)

Allah memberikan perumpamaan untuk orang-orang yang menginfakan harta di jalanNya seperti satu benih yang tumbuh tujuh bulir. Dan di dalam setiap bulir tumbuh seratus biji.  Satu benih mewakili seluruh kebaikan di jalan Allah. Dan salah satu di antara bentuk Infak tersebut adalah dengan menyantuni anak yatim dan kaum dhuafa.

 

 

   

Visi
Menggapai Ridha Allah melalui benih amal kebaikan yang kelak menjadi penolong di Yaumil Hisab

Misi
Mencintai anak yatim dan dhuafa seperti Rasulullah Muhammad mencintai mereka.
Memotong mata rantai kemisikinan dan kebodohan melalui pendidikan yang berkesinambungan.
Menginvestasikan harta ke dalam Deposito Akhirat.

 

Legalitas Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia

Notaris Silvia Abbas, SH
SK. Menteri Kehakiman dan Hak Asasi Manusia RI No. C-483.HT.02.01-TH.2002
No Akta : 18/2010 Tanggal 16 Februari 2010
No NPWP : 03.028.690.0-416.000

  

Lokasi

Rumah Yatim Satu Benih yang berdiri diatas lahan wakaf dari para wakif seluas 9.088 m2 dengan alamat Kampung Dungus Biuk RT 02/05, Desa Babakan, Kecamatan Tenjo, Bogor.

 

  Coordinates: 6°21'8.6"S 106°28'47.24"E


View Satu Benih in a larger map

 

 

Bantuan berupa Zakat, Infaq dan Shodaqoh dapat disampaikan melalui :

Bank Mandiri KCP Bandara Soekarno Hatta

No Rekening : 116 000 6078 753 a/n Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia

Rekening Lain

 

  

Contact Person Satu Benih

Klik disini

 

 

 "UNTUK PARA PEJUANG"

Peluhmu yang bercucuran menebas batang bambu di tengah teriknya matahari dan lebatnya air hujan, biarkanlah menetes ke permukaan tanah dan menguap ke angkasa raya, karena kelak peluh itu akan bercerita, bahwa tenaga yang engkau kuras merupakan senandung cinta kepada Sang Pemilik Sejati Manusia

Tanganmu yang kotor bercampur lumpur dan kotoran, biarkanlah meresap ke dalam pori-porimu, karena ia berirama dengan seluruh sel-sel darahmu menyanyikan tasbih cinta kepada Tuhan Pemilik Jagat Raya

Badanmu yang penat kelelahan membangun rumah cintaNya, biarkanlah tenggelam dalam tidur lelapmu, bahwa dulu tubuhmu kau tenggelamkan dalam doa-doa para Malaikat penyangga Arsy

Kakimu yang berdarah terkena kepingan bambu tajam, biarkanlah menetes ke dalam perut bumi. Karena kelak, darah yang tumpah ke dalamnya akan menjadi saksi, bahwa kakimu bersenandung zikir membangun tempat untuk anak-anak yatim kekasihNya.

Harta yang engkau korbankan, biarkanlah terus menerus engkau keluarkan dengan ikhlas, karena harta itu sesungguhnya yang akan menjadi milik sejati pada saat jasad masuk ke dalam liang lahat hingga hari kiamat.

Biarkanlah... biarkanlah... biarkanlah.....

Seluruh anggota tubuhmu, perasaanmu, pikiranmu, tenagamu, peluh dan darahmu, waktumu dan hartamu... larut dalam gelombang samudera cinta sejati milikNya.......

Karena itu semua menjadi Satu Benih Kebajikan yang akan melahirkan ketidakterhinggaan bulir kebajikan berikutnya...

Yayasan Komunitas Satu Benih Indonesia